|
Selama
ini kita mengenal variable local sebagai media penyimpanan, variable
ini hanya mampu menyimpan satu buah nilai saja dalam sekali waktu.
Artinya nilai akan berubah terus bila kita memasukkan nilai-nilai
baru. Sebagai contoh kita akan membuat variable local seperti ini
:
<% dim
uang %>
<% uang = 100 %>
dari script di atas, kita memasukkan variable uang dengan nilai
100. kemudian kita meneruskan script tersebut :
<% dim
uang %>
<% uang = 100 %>
<% uang = 500 %>
maka kini uang akan berisi nilai 500. lantas apa yang terjadi, nilai
100 yang kita masukkan sebelumnya akan hilang dan tertumpuk nilai
baru.
Variable
array dapat mengatasi permasalahan tersebut. Ia mampu menyimpan
beberapa nilai sekaligus dalam satu kali waktu. Yang perlu kita
lakukan adalah cukup membuat variable dan menyebut jumlah variable
yang kita simpan.
Contoh :
<% dim
nama(10) %>
dari pernyataan tersebut kita baru saja membuat variable nama yang
mampu manyimpan data sebanyak 10 buah.
Untuk memasukkan nilai-nilai ke varible array juga termasuk mudah.
Cara penulisannya mirip dengan variable local, hanya saja kita perlu
menunjuk posisi letak urutan variable tersebut.
Contoh :
<% dim
nama(2)
nama(1) = “doni”
nama(2) = “suryama”
%>
anda juga bisa menggunakan cara berikut :
<% nama
= array(“doni”, “suryama”) %>
cara mana yang mau Anda gunakan, silahkan tentukan sendiri. Tapi
ada kasus-kasus tertentu di mana Anda akan menemukan kemudahan bila
menggunakan cara yang pertama.
Untuk menampilkan nilai yang ada di variable array Anda cukup menggunakan
cara yang sama dalam menampilkan data pada variable local. Lihat
contoh di bawah ini :
<%
dim nama(2)
nama(1) = "Rury"
nama(2) = "Herni"
%>
Mereka yang pernah mengganggu hidupku :
<br>
1. <%=nama(1)%>
<br>
2. <%=nama(2)%>
hasil
:
Mereka yang pernah mengganggu hidupku :
1. Rury
2. Herni
Cara
lain yang yang digunakan untuk menampilkan array adalah dengan pengulangan
For Each --- Next. Pengulangan ini akan sangat efektif bila kita
ingin menampilkan seluruh nilai yang ada pada variable array di
mana nilai yang tersimpan banyak jumlahnya. Misalnya untuk contoh
di atas, bila jumlah nama yang ada adalah 100 nama, apakah mungkin
kita akan menuliskan :
1. <%=nama(1) %>
2. <%=nama(2) %>
***dst***
100. <%=nama(100) %>
capek
bukan ? bandingkan dengan contoh berikut :
<%
dim tampil, temanku
temanku = array("adiyono", "jiban", "jabel", "adib", "eko", "mas
imam")
for
each tampil in temanku
response.write(tampil)
response.write"<br>"
next
%>
semua
contoh di atas menggunakan satu dimensi. Apalagi tu dimensi???
untuk mempermudah pemahaman array dengan jumlah dimensinya, bayangkan
sebuah table (x,y). lihat kembali contoh sebelumnya:
| X |
Y |
|
0 |
Adiyono |
|
1 |
Jiban |
|
2 |
Jabel |
|
3 |
Adib |
|
4 |
Eko |
|
5 |
Mas
Imam |
Dari
table tersebut terlihat posisi array dihitung dari angka 0. secara
default array di hitung mulai dari 0. jadi untuk temanku(3) akan
menunjuk ke nama adib. Coba anda perintah
<% response.write(temanku(3)) %>.
Lalu bagaimana yang lebih dari satu dimensi. Perhatikan table berikut
ini:
| X |
Y1
(nama) |
Y2
(TempatTinggal) |
|
0 |
Adiyono |
Banjarnegara |
|
1 |
Jiban |
Magelang |
|
2 |
Jabel |
jakarta |
|
3 |
Adib |
Lamongan |
|
4 |
Eko |
Cirebon |
|
5 |
Mas
Imam |
Tegal |
Dari
ilustrasi sederhana itu dapat ditarik kesimpulan bahwa yang namanya
jumlah dimensi itu jumlah kolom Y yang digunakan. Table kedua adalah
array yang berdimensi dua dengan masing-masing merujuk ke nama dan
tempat tinggal. Seandainya kita ingin menampilkan tempat tinggal
jabel maka kita buat script berikut:
<%
dim temanku(5,1)
temanku(0,0) = "adiyono"
temanku(0,1) = "Banjarnegara"
temanku(1,0) = "Jiban"
temanku(1,1) = "Magelang"
temanku(2,0) = "Jabel"
temanku(2,1) = "Jakarta"
temanku(3,0) = "Adib"
temanku(3,1) = "Lamongan"
temanku(4,0) = "Eko"
temanku(4,1) = "Cirebon"
temanku(5,0) = "Mas Imam"
temanku(5,1) = "Tegal"
response.write"Ini
adalah nama-nama temanku dan tempat tinggalnya<br>"
for each tampil in temanku
response.write"<br>"
response.write(tampil)
next
response.write"<p>"
response.write"saya akan menampilkan tempat tinggal jabel :<br>"
response.write(temanku(2,1))
%>
Menggunakan
dynamic array
Dynamic array ini akan kita pergunakan jika pada awal sebuah script
kita tidak tahu berapa jumlah nilai yang bisa masuk ke dalam sebuah
variable arrays.
Pertama kita deklarasikan :
Dim nama()
Lantas, jika kita sudah tahu pasti berapa jumlah nilai yang akan
kita masukkan, maka kita tinggal menuliskan :
Redim nama(10)
Dengan begitu variable array nama mampu menyimpan nilai hingga 10
buah. Jika pada suatu saat nanti anda ingin menambah jumlah yang
ada, maka tambahkan :
Redim Preserve nama(5)
Maka kini array yang anda buat mampu menyimpan 15 buah data.
Contoh :
<%
dim nama()
redim nama(1)
nama(0) = "mr_cool"
nama(1) = "b4dw4y"
response.write"My nickname when I am chatting at channel #jasakom
with mirc32 ****<br>"
for each tampil in nama
response.write(tampil)
response.write"<br>"
next
redim preserve nama(3)
nama(2) = "dave"
nama(3) = "Anticikebum"
response.write"<p>"response.write"this is my fuckin brother.
thanks for u all brother****<br>"
response.write(nama(2)) & "<br>"
response.write(nama(3))
%>
|