1.
HTMLEncode
Dengan
methode ini Anda bisa menampilkan tag HTML tanpa browser mengeksekusi
tag tersebut. Coba Anda ketik :
Tag yang dipakai untuk menebalkan huruf adalah <B> !!!!
Sebenarnya kita bermaksud menampilkan tag <B> di browser,
tetapi browser tetap menganggapnya sebagai tag HTML yang harus dieksekusi.
So, hasilnya akan seperti ini :
Tag yang dipakai untuk menebalkan huruf adalah !!!!
Untuk menghindari hal tersebut maka kita menggunakan method ini;
Tag yang di dipakai untuk menebalkan huruf adalah <%=server.HTMLEncode("<B>")%>
!!!!
Hasil:
Tag yang di dipakai untuk menebalkan huruf adalah <B> !!!!
2.
URLEncode
URLEncode
berfungsi untuk menyelamatkan karakter-karakter yang dianggap khusus
oleh URL. Perhatikan URL berikut :
http://www.embuh.com/kirim.asp?nama=eky&umur=22+tahun
pada URL di atas terdapat beberapa karakter khusus antara lain ?,
&, dan %. Tanda-tanda itu hanya sebagian dari karakter khusus
yang ada pada URL, seperti tanda ? yang membatasi nama file yang
menangani form dengan data form, tanda & yang memisahkan satu
komponen form dengan lainnya, dan tanda + yang mewakili tanda spasi.
Dari URL di atas, kita bisa menganalisa bahwa URL di atas berasal
dari form seperti ini :
nama = eky
umur = 22 tahun
sekarang masalah muncul ketika Anda mengisi seperti ini :
nama = eky & diboy
umur = 22 tahun +
URL di atas mungkin akan terbaca seperti ini :
http://www.embuh.com/kirim.asp?nama=eky+&+diboy&umur=22+tahun+
mengingat &,?,+ adalah karakter khusus dalam URL maka data form
tidak menjadi valid lagi bila scritp membacanya.
Untuk memecahkan masalah tersebut, kita gunakan URLEncode :
http://www.embuh.com/kirim.asp?nama=<%=Server.URLEncode("eky
& diboy") %>&umur=<%=Server.URLEncode("22 tahun +")%>>
3.
MapPath
Methode
ini digunakan untuk menunjukkan lokasi path fisik dari sebuah folder
pada virtual path web server Anda. Dengan methode ini Anda terbebas
dari kewajiban untuk mengganti-ganti path setiap kali Anda memindahkan
file Anda ke web server lainnya.
Contoh :
Bukutamu
= Server.MapPath("C:\InetPub\wwwroot\guestbook.txt")
Variable Bukutamu tersebut akan mewakili/merujuk ke alamat/letak
file guestbook.txt
Untuk menunjukkan letak path file default.asp Anda, coba Anda tulis
:
<%=server.mappath("default.asp")%>
4.
ScriptTimeOut
Server.ScriptTimeout
mengijinkan kita untuk mengubah timeout dari script ASP secara langsung
dan berlaku hanya pada satu script, tanpa perlu mengakses properti
di server. Server.ScriptTimeout ini juga dapat digunakan untuk melihat
timeout yang ditentukan untuk sebuah script. Nilai default dari
ScriptTimeout adalah 90 detik, jika belum dirubah di server.
<%
' untuk melihat timeout dari script yang bersangkutan
Response.Write Server.ScriptTimeout
' untuk mengganti timeout default di server menjadi 100 detik
Server.ScriptTimeout = 100
%>
Timeout di script ini adalah : 90 detik
5.
CreateObject
Methode
CreateObject digunakan untuk membuat instan dari sebuah komponen
server atau object di server. Contoh script di bawah ini menunjukkan
bagaimana object server akan membuat instan dari komponen MSWC.
<%
Set obj1 = Server.CreateObject("MSWC.BrowserType")
Response.Write"TENTANG BROWSER ANDA :<br>"
if obj1.tables = true Then
Response.Write"<br>Browser Anda mendukung tabel"
End If
if obj1.frames = true Then
Response.Write"<br>Browser Anda mendukung frames"
End If
If obj1.cookies = true Then
Response.Write"<br>Browser Anda mendukung cookies"
Else
Response.Write"<br>Browser Anda tidak mendukung Cookies"
End If
%> |